Aku dan Kamu bersama Bumi Ku harap kan segera Menyatu dalam Hati yang Setia Merawat kesederhanaan Langit.
Cerita Kita Sederhana, Bagai Rumah yang Kecil dengan sebuah Pohon Palem di suatu Pulau. Di Kala sore, berdua kita Terbias cahaya Senja yang singgah tuk Merindu malam. Setelahnya Kubawa kan Padamu Langit di atas Bintang, agar dapat Ku jaga Tidurmu di dalam Abdi peluk Tidurku. Hingga tiba saatku terbangun lebih awal dengan rasa Bahagia atas Hadirmu kan Ku kecup Lepaskan Bercinta.
Cinta, Bahagiaku kini tengah Bersemayam di antara Tawa dan Senyum-mu. Didalamnya hanya ada Aku dan Kamu bersama Langit yang perlahan Membiru. Dan disana ada sepasang Jantung yang akan Berdetak kencang ketika Raga ini Menyatu tuk Merajut perihnya Rindu yang kian Menggebu tapi tak Mendebu.
Walau Terkadang Cinta adalah Luka, dan Rindu itu sebagai Perihnya, Sungguh Aku tak Peduli.
Ku tak Peduli Jika Langit tak lagi Setia kepada Birunya. Ku tak Peduli Jika Malam Jatuh Cinta kepada Senja, hingga Pagi pun tak lagi ada. Karena Aku dan Kamu berada di Aksara Rindu yang Terukir Setia pada Pelangi.
Dan untuk Selamanya, Aku Cinta Kita.

Sampek error aku bacanya😁besajak dy
ReplyDeleteHumm..rindu x aku smamu sayang..cant wait
Smg kita dlancarkan sgl urusannya..dn kita bedua, habiskan waktu di rumah palem impian kmu..💗harry kurniawan
Sampek error aku bacanya😁besajak dy
ReplyDeleteHumm..rindu x aku smamu sayang..cant wait
Smg kita dlancarkan sgl urusannya..dn kita bedua, habiskan waktu di rumah palem impian kmu..💗harry kurniawan